Deskripsi AI Governance Lifecycle ISO/IEC 42001:2023
Gambar tersebut menggambarkan AI Governance Lifecycle berdasarkan ISO/IEC 42001:2023, yaitu siklus tata kelola kecerdasan artifisial (AI) yang berkelanjutan untuk memastikan pengembangan, penerapan, dan pengelolaan AI dilakukan secara bertanggung jawab, aman, dan sesuai regulasi. Siklus ini menekankan continuous improvement melalui delapan tahapan utama.
Govern & Plan – Menetapkan kebijakan, tujuan, peran, tanggung jawab, dan struktur tata kelola AI.
Identify & Assess – Mengidentifikasi sistem AI serta menilai risiko, peluang, dan dampaknya.
Design & Develop Responsibly – Merancang dan mengembangkan AI dengan mengintegrasikan prinsip etika, kualitas data, dan pengendalian risiko.
Deploy & Operate – Menerapkan dan mengoperasikan sistem AI dengan kontrol yang memadai serta pengawasan manusia.
Monitor & Review – Memantau kinerja, risiko, dan dampak AI secara berkelanjutan untuk memastikan efektivitasnya.
Evaluate & Assess Impact – Mengevaluasi hasil, dampak bisnis, serta efektivitas kontrol yang telah diterapkan.
Improve & Correct – Melakukan tindakan perbaikan, mitigasi risiko, dan peningkatan berkelanjutan terhadap sistem AI.
Communicate & Engage – Berkomunikasi dengan para pemangku kepentingan secara transparan mengenai penggunaan dan pengelolaan AI.
Siklus ini didukung oleh prinsip-prinsip tata kelola AI, yaitu berpusat pada manusia dan adil, transparan, aman dan terlindungi, akuntabel, menghormati privasi, serta andal dan tangguh. Penerapan ISO/IEC 42001 memberikan manfaat berupa peningkatan kepercayaan, kepatuhan terhadap regulasi, pengurangan risiko, peningkatan kinerja organisasi, inovasi yang bertanggung jawab, dan ketahanan sistem AI. Standar ini dapat diterapkan pada organisasi dari berbagai ukuran dan sektor.
